Bercerita Tentang Arti Namanya

Semenjak rambutnya digundul Salman agak rewel ketika setelah mandi hingga menjelang sholat dhuhur. Biasanya ia pada jam segitu sudah terlelap ketika selesai menyusui. Ia rewel minta digendong. Sepertinya kepalanya terasa dingin ya karena rambut yang menutupi kepalanya sudah dibabat habis 😀 .

Hari ini adalah tantangan level sepuluh hari kedua.

Ceritaku hari ini adalah bercerita tentang arti namanya.

Seperti biasa pagi hari Salman agak rewel bahkan saat menyusui pun ia rewel. Ketika menyusu ia sembari tak berhenti menggerakkan badanya. Kakinya membuang selimut yang menyelimutinya. Tangannya berkali-kali membuang tanganku. Ia bergumam terus sembari menyusui.

Aku mencoba menguasai diriku karena tingkah Salman yang tidak tenang itu membuat proses menyusui ini menjadi sakit. Maka aku peluk Salman dengan satu tanganku, karena saat itu proses menyusui dilakukan dengan cara tiduran.

Aku memejamkan mataku sejenak dan memvisualisasikan bahwa aku sedang berbicara lembut di depan Salman dan Salman merespon dengan senyuman manisnya. Setelah aku memejamkan mata maka aku mengeluarkan suaraku selembut mungkin hingga visualisasiku merasakan suaraku menyentuh dasar hatinya #ea.

“Salman anak sholih.” Panggilku dengan nada terlembut yang kubisa.

Panggilan lembutku membuat salman berangsur tenang, ia bahkan memejamkan matanya.

“Salman anak sholih yang rajin sholat.” Ucapku lagi dengan nada lembut dan tenang. Salman pun mulai mengurangi gerakannya.

“Salman anak sholih yang rajin menuntut ilmu syar’I dan mengamalkannya.”
“Salman anak sholih yang hafal Al Quran dan mengamalkannya.”
“Salman anak sholih yang cinta Allah dan Rasul-Nya.”
“Salman anak sholih yang berbakti pada kedua orang tua.”

Responnya ia semakin tenang dan sepertinya hampir terlelap sembari menyusu.

“Salman tahu tidak kenapa ayah dan ibu memberi nama Salman?” tanyaku meski tak ada jawaban dari Salman.

“Jadi nama salman kan Salman Abdurrahman Mulyadi. Salman artinya singa. Ayah memberi nama Salman agar kelak Salman seperti Salman Al Farizi yang pemberani. Ayah ingin Salman menjadi anak yang berani menuntut ilmu syar’I, menunjukkan kebenaran, membela kebenaran, berani di jalan Allah , pokoknya berana dalam segala hal positif.”

Tak ada respon dari Salman, ia hanya semakin anteng dan sepertinya sedang mendengarkan.

“Sedangkan Abdurrahman adalah nama yang paling dicintai oleh Allah. Harapannya Salman menjadi hamba yang paling dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mulyadi artinya mulia. Harapannya Salman menjadi anak yang mulia dunia akhirat. Nah itulah nak arti nama kamu.”

Lag-lagi tak ada tanggapan dari Salman. Namun kudapati Salman tertidur pulas. Alhamdulillah sepertinya bercerita bisa menjadi salah satu jurus untuk menidurkan anak J.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like