Bye-Bye Mie Instan di Pagi Hari

Pagi ini aku kembali berangkat pagi. Turun dari kediaman di desa atas gunung menuju ke rumah sakit yang ada di kota kabupaten untuk menuju rumah sakit umum daerah.

Rencana berangkat dari rumah adalah selepas subuh. Namun, takdir berkata lain. Aku dan suami berangkat pukul 06.00

Nah biasanya, kalau berangkat gasik kemana gitu bepergian ke luar kota, selalu sarapannya menggunakan mie. Alasannya sederhana, masaknya simpel, makannya langsung cepat habis karena berhubung aku makannya lama. Namun, pagi ini berbeda. Semenjak membaca buku eating clean dan semenjak beberapa hari lalu mendapati garis strip dua di alat tes kehamilan maka suami melarang keras makan mie.

Karena zat kandungan yang ada dalam mie memang sangat tidak berfaedah bagi tubuh. Dari mienya itu terbuat dari tepung proses. Dalam eating clean salah satu cara agar pola makan kita sehat adalah dengan menghindari makanan proses, terus yang terbuat dari tepung putih. Belum lagi bumbunya yang terdiri dari bahan kimia.

Jadi pagi tadi, niatnya mau menghangatkan nasi dan lauk tadi malam, trus ada drama gas nya habis. Akhirnya beli rames di tetangga. dan yeay misi untuk mandiri dari mie mulai berjalan. Semoga istiqomah ya, tantangannya berat euy.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like