Kebahagiaan dibalik Silaturahmi

“Dek aku mau turun ke Banjar. Mau dibawakan apa?” Tanya ibuku lewat telepon.

“Nih, besok aku mau ke Purbalingga, mau dibawakan apa?” Tanya ibuku.

Pertanyaan-pertanyaan itu seringkali kudengar ketika ibuku akan pergi ke suatu tempat di luar kota.

Ibuku tinggal merantau di Banjarnegara karena tugasnya sebagai pegawai negeri sipil. Asal ibukku sebenarnya dari Purbalingga. Jadi banyak sanak saudara ibu yang ada di Purbalingga.

Ada kebiasaan unik dari ibukku adalah ketika keluar kota pasti selalu silaturahmi. Entah mengunjungi saudaranya atau mengunjungi sahabat dan teman-temannya. Hal yang menjadikan unik adalah setiap kali ia mau pergi ke tempat teman atau saudaranya ibuku pasti akan bertanya ” mau dibawakan apa?”. Kalaupun yang ditanya tidak menjawab karena sungkan maka ibu tetap membawakan buah tangan yang khas dari Banjarnegara.

Maka tak heran apabila teman-teman ibukku pun ketika berkunjung ke rumah membawa buah tangan.

Setelah aku praktekkan cara yang ibu lakukan memang ada kebahagiaan sendiri apabila bersilaturahmi dan memberikan buah tangan.

Sekarang akupun menerapkan apabila pergi ke kota mana maka akan aku hubungi teman yang domisili disitu untuk bersilaturahmi kembali. Ada kebahagiaan yang tak terdefinisi kan ketika bisa berkunjung silaturahmi dan memberikan hadiah oleh-oleh.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like