Mendengarlah Maka Mereka Akan Mendekat

Sering aku bertanya-tanya, mengapa ibu punya sahabat, teman dan karyawan yang begitu loyalnya. Tanpa dipungkiri dahulu sebenarnya mencari karyawan yang loyal dan amanah bukanlah hal yang mudah.

Kebiasaan ibuku yang aku amati adalah ibu sering menjadi pendengar yang baik ketika sahabat, teman atau karyawannya bercerita. Sesekali ibu menanggapi tapi biasanya ibu mendengarkan dengan seksama terlebih dahulu.

Sering ibu jadi tempat curhat teman-temannya baik masalah pribadi ataupun Masalah keluarga. Sampai pernah muridnya juga ikut curhat dengan ibu.

Meskipun jadi tempat curhat, ibu tak gampang curhat kepada orang lain. Ibu lebih senang untuk curhat pada Allah setiap kali sholat atau di sepertiga malam.

Setelah aku menikah dan suamiku tinggal bersama aku dan ibuku maka suamiku memberitahukan kelebihan ibu padaku.

“Ibu itu pendengar yang baik sehingga orang-orang pada nyaman cerita dengan ibu.” Simpul suamiku

Memang benar ibu adalah pendengar yang baik. Orang yang suka mendengarkan memang lebih disukai banyak orang. Karena terkadang orang tak butuh solusi namun butuh teman untuk mendengar.

Apa jadinya bila ibuku ketika tidak sabaran untuk mendengar dan menghadapi karyawannya yang temperamental dan suka bicara. Wah bisa jadi perang dunia. Namun ibuku dengan kemampuan mendengarnya mempersilahkan karyawan yang temperamental untuk mengeluarkan segala unek-uneknya.

Jadi sudahkah kamu punya keterampilan mendengar?

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like