2019

Tiada Hari Tanpa Ilmu Syar’i

Dalam rangka mengasah kecerdasan spiritual dan membangun suasana yang religius dalam keluarga maka salah satu kegiatan dalam family projekku berikutnya adalah menuntut ilmu syar’i tiap harinya. Kalau menurut ustadz Khalid Basalamah usahakan tiap hari itu ada ilmu baru yang didengarkan dan diamalkan. Daripada di mobil menyetel suara musik maka coba ganti dengan audio kajian ilmu […]

Tiada Hari Tanpa Ilmu Syar’i Read More »

Usaha Mencintai Al-Quran adalah family projectku

Setelah kemarin memutuskan untuk bisa membiasakan diri dalam mewujudkan visi besar yakni mempunyai anak-anak ahlul quran, hari ini mulai mencoba mempraktekkanya. Kebetulan di rumah ada saudara perempuan usia 5 tahun. Nah aku mencoba untuk mulai menerapkan apa yang nantinya akan aku terapkan kepada anak-anakku kelak. “Mba nanti aku murojaah 10 surat ya.” Kata Nadhia kepadaku

Usaha Mencintai Al-Quran adalah family projectku Read More »

DENGAN RUANGGURU SEMUA BISA JADI GURU

Guru, sebuah profesi yang masih dianggap sebelah mata di negara kita tercinta, Indonesia. Kesejahteraan para guru masih jauh panggang dari api. Bahkan mirisnya terkadang gaji buruh lebih tinggi dibanding gaji guru. Namun, rendahnya kesejahteraan guru, tidak lantas membuat banyak orang mundur menjadi guru. Justru semakin banyak orang yang berlomba-lomba menjadi guru.  Karena apa? Karena profesi

DENGAN RUANGGURU SEMUA BISA JADI GURU Read More »

REVIEW RUANGGURU: BERAWAL DARI IQBAL RAMADHAN TURUN KE RUANGGURU

Siapa yang tak kenal dengan Iqbal Ramadhan? Sosok gantengnya akhir-akhir ini menjadi idola para remaja di Indonesia. Terlebih setelah membintangi sebuah film yang sangat sukses di layar kaca yakni film Dilan 1990 yang tayang di awal tahun 2018. Aktingnya dalam memerankan sosok Dilan membuat banyak remaja putri luluh hatinya. Kata-kata romantisnya yang sering terlontar pada

REVIEW RUANGGURU: BERAWAL DARI IQBAL RAMADHAN TURUN KE RUANGGURU Read More »

Hari Pertamaku Bekerja Tak Lagi Berat

Entah mengapa setiap mulai mengajar ada perasaan berat yang singgah.Aku tak tahu pastinya mengapa hati ini berat.Seringkali berpikir untuk resign karena hati semakin tak bergairah ketika bekerja. Ada rasa berat. Setelah aku analisis, mengapa aku begini?Aku suka dengan dunia anak-anakAku suka mengajarkan mereka belajar Al-Quran dan menghafal Al-QuranAku suka berinteraksi dengan anak-anak Lantas apa yang

Hari Pertamaku Bekerja Tak Lagi Berat Read More »

Bebas Baca Buku Setelah Lepas dari distraksi sosial media

Setelah mencoba keluar dari distraksi sosial media memang alhamdulillah hati menjadi lega.Banyak waktu yang bisa digunakan untuk kegiatan lainnya yakni membaca, menulis hingga membaca dan menghafal Al-Quran Hari ketiga Ramadhan aku berkutat dengan panjangnya antrian di puskesmas. Hari Rabu aku mengantri di Poli Kesehatan Ibu dan Anak untuk memeriksakan apakah aku memang benar-benar hamil. Setelah

Bebas Baca Buku Setelah Lepas dari distraksi sosial media Read More »

Mandiri dari Distraksi Sosial Media

Seberapa lamakah kita kalau sudah nongkrong di depan sosial media?Seringnya tak terasa berjam-jam habis cuma untuk scroll feed sosial media saja. Dan akhirnya merasa waktu yang berharga menjadi sia-sia. Apakah kamu pernah merasakan itu?Aku pernah! Sepertinya ini sudah menjadi candu. Tangan gatal apabila tidak membuka media sosial barang sejenak. Ada banyak sekali cerita memukau di

Mandiri dari Distraksi Sosial Media Read More »

Mandiri dari Overthinking

Salah satu PR ku adalah mencoba untuk tidak terlalu overthinking.Soalnya ketika sudah memikirkan suatu hal pasti aku akan berpikir terus menerus yang efeknya berimbas pada kesehatanku. Belajar dari kegagalan kehamilan kemarin, maka banyak saran untuk tidak memikirkan sebuah permasalahan terlalu dalam. Kata orang dibawa santai aja. Dibawa selow.Tapi itu memang proses ya agar bisa berpikir

Mandiri dari Overthinking Read More »